Sabtu, 22 Juni 2013

Jadi ditanya kenapa gw ga suka liburan

Waktu blogwalking kemaren, saya nemu blog yang bahas kenapa si penulis ngerasa bosen liburan, dan si penulis menarik kesimpulan, dia ga ngerasa liburan itu seru krn liburan dijadiin rutinitas

Tiap summer/winter holiday harus liburan

Harus, fardu ain

Padahal, liburan, seperti banyak hal di dalam hidup, harus ada substansi nya

Jangan liburan cuma karena harus liburan, we have to earn it

Kalo udah setahun penuh berjuang, sumpek suntuk melakukan kewajiban, and you did great, you just earn yourself a vacation.

Alasan saya ga terlalu pengen liburan, karena saya ngerasa ga sepantes itu liburan, ditengah-tengah kuliah lagi, ditambah kuliah saya udah diujung nih, saya memutuskan sih sampai saya dinyatakan lulus diruang sidang, saya ga pengen liburan yang gimana2 banget

Masih ada prioritas lain di hidup saya selain sekedar ke bali biar hip, biar saya bisa upload foto ke jejaring sosial.

Lagipula, kalo ke bali hampir tiap bulan, bukannya rasanya malah biasa aja? Jadi berasa penduduk biasa gitu

Idealnya nanti, setelah dinyatakan lulus skripsi, pengen liburan ke tempat penuh kenangan, dan tempat yang belom pernah saya jamah.


Sabtu, 15 Juni 2013

Thought on Man of Steel, 9 hours later

Gila, ini gila

Udah 9 jam pasca man of steel, scene "can i just pretending I am your son" sm scene "focus on my voice" tiba2 terngiang di kepala gw, dan tiba2 mata gw berair sendiri

And after searching for hours, why i loved this movie despite it's flaws, i finally find it

Mengutip sebuah twit

@JakaAdy: gapapa kok, I still believe they made this movie for every one who has a kid at heart with a cape and believe a man can fly. :D

Yes that is me, i still have this kid at heart, a small kid that helps me survive this sick world

A kid who believe a man can fly

And somehow, man of steel's theme feels familiar

Honestly, kita semua pernah merasa beda, introversion, sexual orientation, skin color, race

Quoting young clark

Did god do this to me? To us?

Man of Steel, for me, like watchmen, its not a superhero movie, its a story who happens to have a super human as its main character

Man of Steel is a story about finding who you really are, a freedom to choose what you want become, not following what society want you to be, what if a children, aspire to be something greater

Superman is every single one of us, each one of us have the ability to help humanity accomplish wonders

And we will join him, in the sun

Heck i love man of steel, just like i loved watchmen, i will proudly say "I LOVE MAN OF STEEL"



Man of Steel

biasanya, setelah gw nonton film, gw bisa dengan mudah mengekspresikan apa yg gw suka dan gw ga suka dari film tersebut

TDK was mind-blowing, TDKR, love it, a bit more comic booky than TDK, avengers was awesome, etc

tapi man of steel nih aneh, selain karena gw nonton sama temen2 gw yg bukan comic fan makanya gw memendam pikiran gw sendirian, tapi juga karena gw emang bingung mau gimana ngerespon nih film

iya ada masalah tempo, tapi itu terlalu nitpicky lah, gw juga dari awal langsung sadar kalo zack snyder tipikal comic book sekali.

setelah gw sampe rumah, sekitar 2 jam setelah nonton, baru gw sadar kalo gw suka banget sama film inih

iyah ada momen2 membosankan, tapi ada tujuannya

tapi momen jaw dropping nya lebih gila lagi, final fight nya lebih gila dari avengers IMHO, dan avengers itu sekelompok super hero lawan ribuan alien, lah ini, satu lawan satu bro

SATU LAWAN SATU

dan gw mengerti mau dibawa kemana franchise ini sama DC dan WB, bahkan di komiknya superman bukan lagi pahlawan riang syalala yang bantuin hal2 kecil

bah

bahkan sekarang scene2 gokil itu mulai diputar ulang secara otomatis di kepala gw

fix besok nonton lagih